Rabu, 18 Mei 2016

SOP Pemberian Obat Melalui Oral



SOP Pemberian Obat Melalui Oral
Nama                           : Shandy Prima Kurniawati
Program                       :  Profesi Ners
Hari/Tanggal Tindakan: Kamis, 24-12-2015

SOP Pemberian Obat Melalui Oral - Pemberian obat kepada pasien terdapat beberapa cara, yaitu melalui rute oral, parenteral, rektal, vagina, kulit, mata, telinga, dan hidung. 

A.  Tahap Persiapan
1.      Persiapan Alat
Meja baki berisi :
·         Obat-obat yang diperlukan dalam tempatnya
·         Gelas obat
·         Sendok
·         Gelas ukuran (jika diperlukan)
·         Air minum pada tempatnya
·         Lap makan atau tissue
·         Martil dan lumpang penggerus (bila diperlukan)
·         Spuit steril
·         Kartu atau buku berisi rencana pengobatan
·         Kalau perlu kartu obat berisi
1.      Nama pasien
2.      Nomor tempat tidur
3.      Dosis obat
4.      Jadwal pemberian obat
2.      Persiapan Klien
·         Memperkenalkan diri
·         Menjelaskan tujuan pemberian obat, langkah-langkah yang akan dilakukan dan waktu pemberian obat
·                   Meminta pengunjung atau keluarga menunggu di luar
3.      Persiapan Lingkungan
·           Bekerja sebaiknya dari sebelah kanan pasien
 Meletakkan alat sedemikian rupa sehingga mudah bekerja

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4HJ8HigiOXHZBzPBbbqH_xx7G3zobPoHLwKcQttuCx2wMRODzyYmRf3jMYpOG1cWFSSmwE5JGO-0qK6z7bPL2N9QQNCIT3hhHbg8YQ_M4SNL78crofE5xDO66TqdR4bCG0eJCvrlQAaQ/s1600/images+%286%29.jpg




                        B.       Tahap Pelaksanaan
1.    Cuci tangan dan pakai handscoone (sarung tangan)
2.    Kaji kemampuan klien untuk dapat minum obat per oral (menelan, mual, muntah, adanya program tahan makan atau minum, akan dilakukan pengisapan lambung dll)
3.    Periksa kembali perintah pengobatan (nama klien, nama dan dosis obat, waktu dan cara pemberian) periksa tanggal kedaluarsa obat, bila ada kerugian pada perintah pengobatan laporkan pada perawat/bidan yang berwenang atau dokter yang meminta.
4.    Ambil obat sesuai yang diperlukan (baca perintah pengobatan dan ambil obat yang diperlukan)
5.    Siapkan obat-obatan yang akan diberikan. Siapkan jumlah obat yang sesuai dengan dosis yang diperlukan tanpa mengkontaminasi obat (gunakan tehnik aseptik untuk menjaga kebersihan obat).
1.        Tablet atau kapsul
a)    Tuangkan tablet atau kapsul ke dalam mangkuk disposibel tanpa menyentuh obat.
b)   Gunakan alat pemotong tablet bila diperlukan untuk membagi obat sesuai dengan dosis yang diperlukan.
c)    Jika klien mengalami kesulitan menelan, gerus obat menjadi bubuk dengan menggunakan martil dan lumpang penggerus, kemudian campurkan dengan menggunakan air. Cek dengan bagian farmasi sebelum menggerus obat, karena beberapa obat tidak boleh digerus sebab dapat mempengaruhi daya kerjanya.
2.        Obat dalam bentuk cair
a)    Kocok /putar obat/dibolak balik agar bercampur dengan rata sebelum dituangkan, buang obat yang telah berubah warna atau menjadi lebih keruh.
b)   Buka penutup botol dan letakkan menghadap keatas. Untuk menghindari kontaminasi pada tutup botol bagian dalam.
c)    Pegang botol obat sehingga sisa labelnya berada pada telapak tangan, dan tuangkan obat kearah menjauhi label. Mencegah obat menjadi rusak akibat tumpahan cairan obat, sehingga label tidak bisa dibaca dengan tepat.
d)   Tuang obat sejumlah yang diperlukan ke dalam mangkuk obat berskala.
e)    Sebelum menutup botol usap bagian tutup botol dengan menggunakan kertas tissue. Mencegah tutup botol sulit dibuka kembali akibat cairan obat yang mengering pada tutup botol.
f)    Bila jumlah obat yang diberikan hanya sedikit, kurang dari 5 ml maka gunakan spuit steril untuk mengambilnya dari botol.

6.    Untuk obat yang sangat asam misalnya aspirin tawarkan makanan kecil tanpa lemak, misal biskuit.
7.    Temani klien sampai semua obat ditelan. Apabila anda ragu apakah obat telah ditelan minta klien membuka mulutnya.
8.    Setelah selesai pasien dirapikan dan bantu pasien kembali ke posisi yang nyaman
9.    Alat-alat dibersihkan dan dikembalikan ketempatnya
10.    Kembalikan kartu, format obat atau huruf cetak nama obat ke arsip yang tepat untuk pemberian obat selanjutnya.
                        C.       Tahap Akhir
1.    Evaluasi perasaan klien : kembali dalam waktu 30 menit untuk mengevaluasi respon terhadap pengobatan.
2.    Kontrak waktu untuk kegiatan selanjutnya.
3.    Dokumentasi : Catat waktu aktual setiap obat diberikan pada catatan obat
4.    Cuci tangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar